Minggu, 29 Desember 2013

Perlahan



    Cinta, bicara soal cinta tidak pernah aka nada habisnya.Cinta selalu hadir melengkapi hari-hari bersama jika cinta diantara orang yang tepat.Namun kadang cinta datang sangat lama.Cinta datang bersama hal yang tak terduga, bersama orang lain, maupun datang dengan hati terbuka.
Pernah kujalani bersama perempuan yang bernama Hap. Berawal dari smartphone baru dan kubuatlah akun twitter pertamaku.Namanya @izzulfana. Waktu muda berbagi merupakan suatu keharusan dan disaat itupulah kurasakan kesendirian.Jomblo sering disebut kebanyakan orang.Beberapa orang kufollow dan ku tweet, “Follback ya”, dilanjut ketika setelah terjawab ngechat lagi, “ kamu siapa ?”.Sering kulakukan dengan keluguanku.
Disaat itu juga ada yang berbeda, dia adalah Hap. Namun saat itu Hap masih mempunyai pasangan, nggak ngenes sih ya. Namun namanya khilaf juga tidak lepas dari namanya anak muda. Ngechat a, ngechat b.Namun tak beberapa lama kudengar dan kutahu tweetnya mulai ngejomblo.Patah hati dan sepertinya mulai terbuka.Yang kutahu saat itu hanyalah dia mengaku single.
Dengan keterbukaan yang kuberikan, dalam chatpun berasa jomblo saling perhatian.Sampai dalam kelaspun jadi trending topic kalau ada dua orang jomblo yang saling perhatian. Seiring berjalannya waktu, dengan terlalu membuka mata lebar-lebar.Ada seseorang yang datang yang dengan membawa seribu kegalauan, kesuwungan.Dia namanya  Yui.Yui adalah perempuan yang paling galau dalam twitter.Entah karena menyesal dengan pacar atau menyesal karena mantan.Banyak tweet yang nggak sepatutnya dibicarakn.
Namun karena aku teralu care sama seseorang maka kucoba menghiburnya.Banyak kulakaukan interaksi bersama Yui, sampai kulupa dengan kabar Hap.Padahal Haplah yang paling dekat denganku.
Yui selalu membalas tweet penggalan lagu dariku, sampai berisi banyak interkasi darinya.Beberapa bulan kemudian kujadikannya pacar.Meskipun bersama Yui enggak berjalan lebih dari 1 bulan.Setelah itu kumulai menjomblo dan melupakan segalanya.
Waktupun berjalan hingga beberapa bulan dan hamper satu tahun.
Tuhan memberikan kesempatan kembali untukku bertemu Hap.Tuhan kembali  mempertemukan Hap kembali denganku.Memang sebuah perjalanan itu sulit ditebak akankah baik ataupun buruk yang akan diterima.Yang pasti ku ingat kembali bagaimana caranya pacaran.
Bertemu Hap pertama waktu UAS sekolah datang.Yang pasti tetap lewat dumai namun lebih privat.Berhubung Hapnya sudah gedhe.Banyak yang kutanyakan bersama Hap.Banyak pula yang Hap lakukan buatku dengan tulus.Membantuku mengerjakan latihan soal, membantuku member pengarahan, memeberiku kisi-kisi dan memberiku support dan motivasi.
Mulai dari itu juga aku merasakan nyaman bersamanya.Hingga kebiasaan burukku yang lupa dengan bagaiamana cara untuk belajarpun hilang.Hari berganti hingga akhirnyapun UAS selesai.Karena aku selalu mengajak dia bertemu denganku namaun kuselalu lupa dan ingkar, dia merasakan sebenarnya dia terlalu kubodohi.Namun kupastikan kembali dengannya sebenarnya siapa aku.
Darrr.. hari sabtu penerimaan rapotpun dilaksanakan.Tak kusangka hasilnya lumayan memuaskan.Mungkin karena Hap juga telah membantu semuanya.
Liburanpun telah dimulai dan kuajaknya pergi.Meskipun hanya dekat.Kujalan bersamanya pada  hariliburan ke 4.Disana banyak hal yang  kulakukan dengannya.Dari hamper jatuh dari sepeda dan ketidak pekaannya waktu kuucapkan perasaan itu.Namun apa mau dikata.Sudah terlanjur dan waktunya itu hanya 4jam.2 jamnya suwung bersama dan 1 jam bahas mantan masing masing dan sisanya bahas orang yang sedang pacaran dihadapanku dan Hap.
Namun ketika dia menanyakan apakah kudekat dengan Trya, mulai kubingung.
“Kamu dekat sama Trya kan ?”
Dia menanyakan hal yang tidak kuduga.Karena kudekat dengan Trya bukan karena cinta namun karena pembuatan video stop motion.
Sampai dirumahpun Hap menanyakan kembali soal itu.Namun seolah dia takpercaya kemudian Hap merasa terlalu berharap kepadaku.
Tuhan memberikan cobaan ketika aku sudah memastikan pilihan hati kedia namun Trya seolah menjadi orang yang merubah segalanya.Kujelaskanlah kepada Hap apa yang sebenarnya terjadi.Perlahan mulai mempercayai kebenaran dan mengurangi kenegatifan itu.
Kepastian itu perlahan mulai terbangun kembali, meskipun pada akhirnya belum ada status yangkudapat, mungkin kata ‘ you ‘ menjadi ‘ mine ‘ tidak semudah  ‘ I ‘ , ‘you ‘ , ‘ they ‘ menjadi ‘ we ‘

Jumat, 08 November 2013

Dia bilang cintaku " Tertatih "



   Di dalam keseharian itu selalu ada dan selalu membutuhkan apa itu yang dinamakan perhatian.Perhatian dimana ada seseorang yang mengingatkan segala aktifitas.Setahun ini kujalani diriku sendiri sebagai jomblo.Jomblo yang selalu membutuhkan uluran cinta dari orang yang disuka namun entah mengapa tak terbalas dan hanya bertepuk sebelah tangan
  Setahun bukan waktu yang sebentar untuk kembali merajut kasih.Namun itu hanya sebuah khayalan belaka.Disaat kucoba mendekatinya, dimana kala itu kudekat dan kucoba selalu mendekatinya, akan tetapi justru dia menghindar ketika orang yang dulu bersama datang, dengan datangnya diapun ingatan yang awalnya lumpuhpun seolah kembali bangkit meskipun harus tertatih.Sekilas itu mudah ketika satu hari.Beberapa hari, hari demi haripun seolah ada yang terbayangkan, meskipun lumpuh tentang ingatannya.. namun perlahan ingatan itu datang kembali.Dengan bantuan sahabatnya yang selalu dekat denganku.Dia sering mengingatkan, menuntun hari-hariku untuk kembali kepadanya.
  Seseorang terkadang beranggapan bahwa itu cinta datang terlambat, namun bukan cinta yang datang terlambat melainkan kita yang terlalu sadar dan posesif terhadpanya.Salah satu akibat dari itu semua adalah dengan cara mendekatinya kembali, seakan habis dengan kata-kata untuk merajut kembali hubungan yang telah jatuh yang terkihat sudah retak dan hamper patah.
  Kucoba mendekat namun terlambat.Kulihatnya bersama orang yang lebih baik dariku.Lebih pengertian, perhatian dan selalu da disaat dia menghubunginya.
  Melihat kebahagiannya, kuhanya bisa tersenyum melihat ari kejauhan.Meskipun dalam hati berkata “ seandainya kesempatan itu terbuka kembali “.
  Mencari orang yang sama didalam satu dunia itu tidak akan pernah ada, mengejar seberapa jauhpun tetap hanya ada satu, sering kusebut dengan dia.
  Selalu muncul dalam mimpi dikala satu setengah semester lebih, lumpuh.. tertatih.. setiap hari kuselalu merindukan, ingin kukatakan namun dengan apa harus kukatakan untuk dia mendengar apa yang akan aku ampaikan.Hanya khayalan yang percuma.
   Sandiwara, nongkrong bareng sahabat-sahabat hanya sekejap melupakannya.Hanya sekejap mendengarkan obat dan motivasi untuk bangkit meninggalkannya.Hanya menjawab “ iya akan kucoba”, namun hati hanya berkata “ dengan pa dan bagaimana harus kusampaikan ingatan itu hamper sumpah dilupakan “.
   Terkadang sebuah novel dan film cinta itu hanya menambah luka, terbayang dikala waktu nonton bareng bersama, dikala berbagi cerita dari novel perpusda.
  Siang. Sore, malampun dengan social mediapun menjelah adriku untuk mengetahuinya.Lewat 160 karakter kubisa tahu apa yang sedang dia ingin curahkan, “ what’s happening ?”.Instagrampun tak pernah lupa member kabar, abadian foto yang di kirimkan lewat akunnya pun tak pernah tampak, hanya dalam berita following dengan dia menyukai foto seseorang yang kusebut dia orang yang lebih pantas untuknya.
  Menjadi jomblo tertatih itu sakitnya dibelakangan yang tak kunjung usai.Mungkin dengan terapi apa ? mungkin kedokter mana? Yang pasti hanya kepada dia obat satu-satunya.Ketika kusapa dan kulihatnya mungkin salah satu cara, namun demi apa setiap kali bertemu dengannya kuhanya memalingkan muka.Munafik untuk semuanya, takut dikira ada yang salah.
  Melupakan, bagi orang yang ahli dalam percintaan itu sudah biasa, namun berbeda bagi jomblo tertatih, hanya bisa memendam rasa, dan ketika mendapatkan pasangan pengganti itu pasti sebelum menggapai status ikatan pacaran pasti sudah mengingat kembvali mantan yang mungkin dia lebih tepat.
   Namun menjadi jomblo tertatih itu takdir Tuhan yang akan diberikan kebahagian diujung patah hati.Entah itu dengan siapa, Tuhan pasti memberikan semua ini karena mungkin inilah yang terbaik dan pantas untuk diberikan.Happy endingku...