Sabtu, 06 Oktober 2012

KBT Terakhir

         Acara sekolah yang berawal dengan penggundulan masal disekolah.Salah seorang guru yang sudah tua, kontet, berkacamata dan kepala terskin tepung terigu mulai beranjak membawa alat cukur yang terlihat berkarat dan sudah kusam termakan waktu.Kurelakan rambut yang awalnya panjang menjadi pendek gak jelas gini.Telah habis tahan emosi yang membara diatas lapangan tennis yang terkenal dengan pembantaian kutu secara massal.Gundul.. gundul.. memang sudah saatnya gundul mengalihkan dunia wanita.Sayang itucuma imajinasi yang terkadang membuat pusing kepala.
         Gilaa.. keesokan harinya berangkat menggunakan bus Bluestar yang sedikit mewah tapi bau najis di jok belakang sendiri pojok kanan.Sedikit menghidupkan AC yang sedikit bercampur bau asem kentut seorang teman yang gaje gitulah.Perjalanan yang ditempuhpun tak semulus paha cerrybelle.Banyak kemacetan yang meraja lela disempanjang perjalanan.Dan saat melihat maps menunjukan tempat lokasi,teapiii.. apa ? apa ? kenapa belum sampai ?masih masuk kedalam lorong lorong jalan sempit seperti mau uji nyali.Jreng jeg jeg jeg.. cess.Sampai tujuanpun cuma bisa bilang woow..Guepun turun dari bus yang katanya mahal itu dan segera menuju suatu tempat,yaitu TOILET karena mules selama perjalanan.
         Upacara pembukaan dimulai dan terdengar dari toilet yang sedikit kotor dan aernya dingin banget.Siap grak.. siap grak.. Anak paskibra yang sok alay gitu menyiampkan barisan yang diselimuti awan tanda mau hujan, mendung cin mendung!!!.Bergegas membangun tenda tanpa butuh waktu yang lama setelah upacara pembukaan.Breng breng breng gerimis seketika melanda menjadi tanda buruk bagi gue dan sekalian warga tuyul-tuyul tauladan.Buru buru mencari tempat.Jreett.. ''itu dia tempatnya'' terlihat gasebo yang mini dan juga terlihat sudah penuh tuyul tuyul item disana.Tengah malampun hujan melanda.. risau.. galau.. sedih.. pusing.. mules susulanpun jadi makanan dan setengah terbaring dengan baju dan celana yang basah menemani tidur malam yang saya anggap sebagai penjajahan dunia yang kejam.Gila men, cari kamar mandipun susah, karena sepertiga kamar mandi tergenang aer hujan yang derasnya kaya orang dputus pacarnya saat kepergok pacarnya jalan sama om om ABG Tua.Disitu pula banyak pelajaran juga betapa bahagia walaupun basah kuyup yang membuat seluruh tubuh menggigil kaya abis ulang tahun yang masuk ke dunia tepung.
       Lama lama kelaman hujan turunpun mulai reda karena tisunya sudah datang kaliya.Duaarr.. ternyata sudah pukul 06.00 pagi dan tanda untuk mandi dan sebagainya.Buset.. ketika gua mandi. duingin banget men aernya kaya dikutub utara.Mandi yang dengan terpaksa itu membuat tenggorokan yang tadi suaranya merdu kaya Ridho roma sekarang kaya pengamen yang 3 hari kelaparan yang biasa mojok di terminal.Setelah itupun acaranya adalah jalan santai yang sedikit menghibur siih., Gue siih cuek aja pakai pakaian yang khusus buat jalan santai, dengan pakaian yang sekadarnya dan celana pramuka yang ternyata gua slahgaul.
     Menyusuri jalan sambil lihat kakak kelas yang sexy, sexy yang membuat dag dig dug saat melihatnya.Apalagi kakak kelas TITL itu, behh bokongnya cin sexy banget, ngiler guee lihatnya, dadanya itu juga sok dimaju majuin dengan terlihat sehelai tali kutang yang berwarna biru menggoda banyak mata termasuk gue.Entah kenapa ini mata jelalatan banget kalau ada yang sexy, pengen megang mulu sih.Sebelum itu acar makan pagi Breakfast breakfast gitcuh..Brakk.. Banyak segerombolan orang yang membawa piring dan gelas seperti kaum dhuafa yang hobbynya minta minta gitu.Antre desek desekan, apalgi gue yang cungkring dan mini ini, kaya orang yang rentan patah tulang.Satu ambil bagian satu ambil bagian.Gila dih ni lauknya hanya sepotong daging kecil yang kalau diitung hanya 5 ons dan sebatang kerupuk yang peyot gini.
     Mau gak mau harus makan makanan yang sudah ada supaya perut yang kecil ini tidak semakin memuai.Minumpun juga karena bapak-bapak PKL itu jadi minum aer putih yang kecil karena bapaknya suka mengkorup teh hangat, maklum dia calon koruptor handal yang badannya gedhe kacamataan.Setelah menderita menikmati makanan yang ala kadarnya bergegas jalan jalan menuju apa yang diperintahkan.Bareng gerombol gitu kaya demo yang nuntut harga beras diturunkan.Nyanyi yell yell kaya mau perang dimedan permainan anak anak playgroup.Lanjut menuju lokasi yang membuat aneka game,Kaya nampung aer pake tangan terus diukur seberapa banyak dibotol.Guru itu memang konyol, entah kenapa konyol, dia teriak teriak heboh sendiri dengan muka yang sudah agak keriput dan sok kece gitu.Lelahpun melanda dengan tenaga yang habis untuk jalan.2 KM jalan men muter muter gak jelas gitu.Akhirnya gue nerabas jalan pintas menuju ke bumi pearkemahan itu.
     Malam saat itulah diaman ini cerita di mulai, saat itu ada pensi yang menghadirkan band antar kelas, saat terdengar lagu " Seluruh Nafas Ini - Last Child '' gue mendekati seorang cewe yang letaknya nda jauh dari tenda yang kaya kain kafan itu.''Heyy'' sapa gue
'' Hey juga, kam siapa ?'' balas dia.
'' aku izzul kamukan yang sering chat di facebook sama gue ''
'' Siapa ya '' dia bales dengan muka datar banget.
'' ah kok lupa sih.. '' gue sapa kembali
'' ah norak norak ah '' saut dia sambil ninggalin gue.
Jreng ternyata setelah gue amati ada yang salah mungkin kali ya ? bingung dan galau melanda.
    Setelah itu gue cari dia sampe ketemu.Dan ketika bertemu eh, kamu yang namanya *** *** *** nggak ? enda salah orang kaliya, saut dia sambil cuek.
    Gue heran sama dia, kenapa kok dia gak ngefahamin gue ya ? masih tanda tanya besar ?
Setelah gue cek di Facebook eh ternyata itu adeknya, yang gue tanyain tadi adalah kakaknya, dengan wajah yang kaya tanah gambut keriput gitu gue selalu menghindar kalau bertemu dia lagi.Maklumlah anak  jomblo yang suka cari masalah di dunia maya dan GATOT gagal total saat kopy darat.Yah maklumlah jomblo memang selalu menanggung resiko malu sekalipun disuruh nembak luna maya.
   Hari teakhirpun juga aneh sih ya, kaya ada yang janggal, ada beberapa postingan yang gue lihat saat itu terlihat seorang cewe mengambil hapenya dari sekretariat.Entah kenapa itu terjadi.. hmm.. apalah arti menunnggulah, jomblo memang ditakdirkan Always Listening,Always Understanding.Ya terima nasib jomblonya jodoh akan datang pada waktunya.
    Hemm.. tertinggal sepenggal di boyolali ini.. mungkin sekianlah ya.. malu gasakin diri gue sendiri yang mengalamatkan sebagai jomblo karatan

2 komentar: