Kamis, 14 Februari 2013

Semoga Menjadi Harapan

Kisah kasih disekolah adalah kisah yang paling sering dirasakan oleh siswa siswi yang sedang menjadi dewasa.Apalagi masuk menuju Sekolah Menegah Atas.Disitulah masa masa yang paling menarik diantaranya.Dan mencoba mengikuti arus.Dan disinilah ajang kelabilan dipertaruhkan untuk menjadi diri yang akan menentukan seberapa.Dan ketika merasakan galau adalah puncak dari Php,Move on ataupun salah sasaran.Apapun akan dipertaruhkan demi menjadi sosok yang disebut pacaran ala remaja jaman sekarang. Ketika jadian akan terasa indah hingga cewe sejelek apapun akan dipanggil cantik selagi dia masih bersama.Itulah yang dinamakan menerima apa adanya,Seperti apa yang dilakukan orang yang kisah cintanya tiada kekurangan.Makan bersama,jalan bersama,kemana-mana selalu bersama meskipun merelakan apa yang seharusnya menjadi kewajiban utama.Hingga dompet tipispun tak terasa selama masih ada orang yang selalu menyejukan hati dan membuat semangat yang hilang menjadi pulih kembali, heavy rotation gitulah.Dan apa yang ingin diwujudkan bersama akan dilakukan selama dia mampu dan terlihat indahnya.Dan sayangnya kebanyakan pacaran itu dilakukan saat pendekatan bukan saat pacarannya.Karena disitulah awal yang menyenangkan.Dan jadian merupakan hasil akhir dimana antara benci dan suka menjadi satu.Akhirnyapun indah itu terjadi 1-2 bulan pertama pacaran dan akhirnyapun -__- ‘’ putus ‘’.Galau lagi dan galau lagi kembali menjadi jomblo lagi.Jikapun susah moveon itu susah adalah awal yang buruk untuk menjadikan lembaran baru yang entah belum tahu akan kemakah cinta muncul. Ketika gue mulai mencoba untuk melakukan move on adlah hal yang susah karena tidak mungkin melupakan seseorang yang pernah kita cinta,kita saying.Namun apa yang dia berikan terkadang suka membuat pahit hati sehingga guepun juga merasakan kekesalan juga.Dan menghilangkan kekesalan itu susah bahkan hingga ujung sungguh tidak mungkin.APlagi satu sekolah. Baru pagi hari berangkat kesekolah sudah bertemu dan susah buat menyapanya.Mau atap aja susah apalagi mau menyapa dan itulah keegoisan serta kelabillan gue yang masih parah.Tidak Cuma bertemu di parkiran,ketika gue berjalan menuju koperasi saja bertemu padahal jelas jelas yang gue butuh adalah makan.Dan guepun diem nunduk supaya gue dikira sudah move on.Jelas banget itulah yang dilakukan sesorang yang labil seperti gue.Ketika moving classpun juga,bukan move on yap.Setelah itu pergantian jam apalagi hari kamis jam ke 3,pasti bertemu diantara lorong lorong ruang 2 dan apa yang terjadi dan dilakukan untuk itu.Ya tetp gue nunduk dong ya, oke gue susah menjadikan apa yang gue kasih kepada dia untuk hal yang lebih baik.Tapi sayangnya justru gue kemakan omongan gue sendiri untuk menjadi seorang teman yang baik.Yah mungkin gue terlalu awam untuk mengerti apa yang disebut kehilangan dan perhatian yang terabaikan.Gue terkadang juga bingung mau menyapa dia atau tidak.Hmm.. ya mungkin dengan membuang muka setidaknya tidak membuat gue terlalu galau karena dia.Dan dengan ini pula gue berharap apa yang gue lakukan terhadap dia merupakan sikap yang paling efektif untuk melakukan hal yang lebih baik.Dan semoga apa yang gue pengen menjadi kenyataan yang baik bukan buruk yang selalu nangisin apa yang telah terjadi. Dan ketika bertemu pulangpun juga diem aja padahal sekitar jarak 5cm.Hah apa apaan ini ya.Ya gue harap apa yang dilakukan dia itu tulus buat membantu gue untuk tidak terlalu berharap dan berharap mendapatkan obat hati yang baik.Terkadang apa yang kita inginkan melenceng dengan itu.Yaah mungkin ini pertama kalinya gue merasakan putus yang sangat gue sesali apalagi gue yang memulai terlebih dahulu.Tapi mau buat apa berharap terhadap hal yang salah.Sekarang yang harus dilakukan tidak usah terlalu ambisius untuk move on tapi buat hati menjadi hal serius dan belajar banyak cara yang tepat buat pacaran kembali.Tapi membuka hati untuk seseorang itu tidak mudah.Apalagi putus langsung jadian.Hal konyol yang dilakukan.Dan semoga ini mejadikan hikmah yang besar bagi gue.Akhir katapun gue Cuma bisa berucap, semoga yang tepat biarlah terjadi :’’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar